Artikel

Waspada Konsumsi UPF (Ultra Processed Food): Makanan Praktis, Risiko Kesehatan Di Depan Mata

Di era serba cepat seperti sekarang, makanan instan dan siap saji menjadi pilihan praktis bagi banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa konsumsi berlebihan makanan dan minuman ultra-proses atau Ultra Processed Food (UPF) dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis?

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, UPF adalah makanan atau minuman yang telah melalui proses industri panjang dan mengandung banyak bahan tambahan, seperti pewarna, perasa buatan, pemanis buatan, pengawet, serta penambah cita rasa. Proses ini membuat makanan menjadi tahan lama dan terasa lezat, tetapi sering kali mengurangi kandungan gizi alaminya.

Contoh Makanan dan Minuman UPF

Beberapa contoh makanan dan minuman ultra-proses yang sering kita konsumsi sehari-hari antara lain:

  • Mie instan
  • Sosis, nugget, dan ham
  • Snack dalam kemasan (keripik, biskuit, dll.)
  • Minuman berpemanis dalam kemasan
  • Cokelat dan permen

Mengapa Perlu Dibatasi?

Ada beberapa alasan penting mengapa konsumsi UPF perlu dikendalikan:

  1. Mudah Menyebabkan Kecanduan – Kombinasi gula, garam, dan lemak membuat UPF sulit ditolak dan sering dikonsumsi berlebihan.
  2. Kandungan Gizi Rendah (Nutrient-Poor) – Proses pengolahan panjang menghilangkan banyak zat gizi penting seperti vitamin dan mineral.
  3. Tinggi Gula, Garam, dan Lemak – Menurut Kemenkes RI, kelebihan konsumsi tiga komponen ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.
  4. Mengandung Bahan Kimia Tambahan – Seperti pengemulsi, penstabil, atau penguat rasa yang tidak dibutuhkan tubuh.

Risiko Kesehatan Akibat Konsumsi UPF

Penelitian WHO menunjukkan bahwa sering mengonsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti:

  • Obesitas
  • Diabetes Melitus Tipe 2
  • Hipertensi
  • Penyakit Jantung Koroner
  • Karies gigi

Bahkan, penelitian terbaru menyebutkan konsumsi UPF lebih dari 20% dari total asupan harian dapat meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit kroni

Tips Sehat: Kurangi UPF, Pilih Makanan Alami

Kemenkes RI melalui program Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih makanan:

  • Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan sumber protein alami seperti tempe, tahu, ikan, dan telur.
  • Kurangi konsumsi makanan/minuman kemasan dan berpemanis.
  • Baca label gizi sebelum membeli produk pangan.
  • Biasakan memasak sendiri agar lebih tahu bahan dan prosesnya.

“Semakin banyak diproses, semakin tinggi risikonya bagi kesehatan. Yuk, lebih bijak memilih makanan setiap hari!”

Mari bersama-sama membiasakan pola makan sehat demi tubuh yang kuat, produktif, dan bebas penyakit kronis.
Puskesmas Sidorejo Lor – Sehat Bersama, Maju Bersama!

 

Open chat
1
Butuh Bantuan?
Scan the code
Admin Rifki:
Halo, Terimakasih sudah berkunjung ke website Puskesmas Sidorejo Lor.
Ada yang bisa kami bantu?