Artikel

Hipertensi: Penyakit yang Tidak Selalu Terasa, Tapi Dampaknya Bisa Berbahaya

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan keluhan berarti, namun perlahan dapat merusak organ-organ penting tubuh. Banyak orang merasa baik-baik saja, padahal tekanan darahnya sudah berada di atas normal. Jika dibiarkan, hipertensi dapat menjadi pintu masuk berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan.

Hipertensi juga merupakan penyakit kronis yang tidak bisa disembuhkan secara total. Artinya, penderita perlu mengelolanya seumur hidup. Namun kabar baiknya, hipertensi bisa dikendalikan sehingga kualitas hidup tetap baik dan risiko komplikasi dapat ditekan.

Mengapa Hipertensi Berbahaya?

Tekanan darah yang terus-menerus tinggi membuat jantung bekerja lebih keras dan merusak pembuluh darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan penyempitan atau pecahnya pembuluh darah, yang berujung pada serangan jantung atau stroke. Selain itu, ginjal, otak, dan mata juga termasuk organ yang rentan mengalami kerusakan akibat hipertensi tidak terkontrol.

Cara Mengendalikan Hipertensi

  1. Rutin Cek Tekanan Darah
    Pemeriksaan tekanan darah secara berkala penting untuk mengetahui kondisi sejak dini. Dengan mengetahui hasilnya, kita bisa segera mengambil langkah sebelum muncul komplikasi.
  2. Minum Obat Secara Teratur
    Obat hipertensi harus diminum sesuai anjuran tenaga kesehatan, bukan hanya saat merasa pusing atau tidak enak badan. Obat tidak merusak organ, justru tekanan darah tinggi yang tidak terkontrollah yang dapat merusak jantung, ginjal, dan otak.
  3. Jaga Pola Makan Sehat
    Batasi konsumsi garam, gula, dan lemak. Perbanyak makan sayur dan buah, serta pilih makanan bergizi seimbang setiap hari untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
  4. Hindari Rokok dan Alkohol
    Zat berbahaya dalam rokok dan alkohol dapat membuat tekanan darah semakin sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko penyakit kronis lainnya.
  5. Lakukan Aktivitas Fisik Minimal 30 Menit per Hari
    Olahraga teratur membantu memperkuat jantung dan menjaga elastisitas pembuluh darah, sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Hipertensi mungkin tidak selalu terasa, tetapi dampaknya nyata dan berbahaya. Jangan menunggu sampai muncul gejala atau komplikasi. Mulailah peduli dengan kesehatan hari ini dengan rutin memeriksa tekanan darah, menjalani pola hidup sehat, dan patuh pada pengobatan. Ingat, hipertensi bisa dikendalikan โ€” asalkan kita tidak membiarkan diri dikendalikan oleh hipertensi. ๐Ÿ’™

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Butuh Bantuan?
Scan the code
Admin Rifki:
Halo, Terimakasih sudah berkunjung ke website Puskesmas Sidorejo Lor.
Ada yang bisa kami bantu?